Jumat, 07 Juni 2013

Clup Byur Dur



              Naskah
CLUP BYUR DUAR
              Penulis
              Rahmat Rama Respati






















Pada Tanggal 13 Mei 2012 terjadi perputaran roda kehidupan yang terletak di sebuah pulau terpencil tepatnya di kepulauan snobistis. Dikepulauan Snobistis inilah terdapat tempat yang didalamnya ada suatu kehidupan yang amat mengharukan dan membuat bingung dan penasaran akan apa isi dari suatu tempat itu karna didalam tempat itu hanya ada 1 rumah layak untuk dihuni yang di yakini oleh para orang adalah tempat yang amat misterius dan menyeramkan.
Ditempat itu ternyata berpenghuni hanya 6 orang saja. Orang-orang tersebut hanya mengandalkan alam untuk menghidupkan mereka. Sampai semua orang diseluruh dunia berpendapat mereka adalah orang-orang gila yang kegiatannya hanya memakan-makanan yang mentah dan yang tumbuh dari alam.
Mereka Selalu bergerak kesana kemari seolah-olah tak mau sunyi dan mereka selalu melakukan gerakan-gerakan yang aneh sehingga membuat orang-orang, menjadi heran dan ketakutan.
Dan pada suatu ketika mereka berbincang-bincang tentang apa yang akan mereka lakukan untuk hari ini.
Xie: “ Semuanya sunyi semuanya sunyi. Hahahaha (tertawa seolah-olah ia telah berhasil                             membuat semua untuk sunyi”)
Xiu: “Apa yang sedang kau Suarakan? Aku sunyi atau tidak terserah ingin berbuat apa                               memang kau disini pemimpin yang kerjamu hanya menyuruh-menyuruhku untuk                           sunyi!”
Xia: “Ya Benar”
Xio: “Ya aku setuju dengan lontaran xiu.”
Xie: “Maksud kalian apa berlontaran seperti itu? Jadi selama ini kalian tidak suka tentang apa                    yang telah aku perbuat? Kalian ini hanya orang-orang yang tak tau bersyukur                              kepadaku! Dan kalian hanya bisa menyembah apa yang diyakini oleh kalian itu suci                    padahal itu sama sekali tidak suci tetapi semuanya klise dari sebuah kamera. Kalian                   Mengerti maksudku?”
Xio: “Hahaha. Kau memang dungu dan bahkan kau tolol.”
Xiu:”Ya Benar kau dungu dan tolol xie. Haha!! Bahkan kau tidak mengerti apa itu arti dari            kesucian, yang kau mengerti hanya sekedar tembok, tembok dan tembok yang sangat            besar!!!!hahaha”
Xia: “ Hahaha kita mempunyai tuhan dan kau tidak xie. Sadarlah bahwa kau tidak akan kekal                     seperti kami yang akan kekal didunia ini hahaha.”
Xie: “ Ya terserah lah sekali Pelacur tetap pelacurku yang tak akan pernah bisa diatas ku.                            Kalian tidak sadar bahwa kalian adalah budak dan sekali budak tetap budakku. hahaha                   aku sampai lontaran 2 kali kepada kalian supaya kalian tau bahwa kalian sepatutnya                    tunduk kepada ku.(sambil memegang dagunya)”
Xio: “Aahhh lebih baik aku pergi, karna buat apa aku mengikuti masalah ini, toh tidak akan                       ada ujungnya, lebih baik aku pergi mencari sesuatu yang berguna dan sesuatu yang                               mempunyai percak tinta penyelesaiannya.”
Xie: “ Yasudahlah lebih baik kau pergi saja, dari pada kau merusak penglihatanku dalam                            masalah ini, dan dari pada kau mempengaruhi semua orang dengan lontaran-lontaran                      manismu itu cuih!”
Xio: “Ya terserah kau saja, Yang jelas siapapun yang akan memeriahkannya sudah terbukti           dan akan tau siapa yang terbaik diantara kau dan aku hahaha.”
                     
                      Tiba-tiba terdengarlah long-longan anjing yang amat kencang. Dan semuanya               tercengang dan salah satu dari mereka tertawa dan sambil memakan daging yang mentah.
            Xie: “Hahahaha Sekarang lah saatnya aku akan mengunyah daging kalian semua hahaha”
            Xii: “ Hei tunggu, apa yang kau perbuat xie?”
            Xiu: “ Ya tunggu, apa yang kau perbuat?”
            Xie: “Apa kalian kurang  jelas? dengan apa yang tadi aku bicarakan?
            Xiu: “Ya aku dan dia tidak mengerti apa maksud dari ucapanmu?
            Xii: “(Sambil berbisik kepada Xiu) Xiu sudahlah sebaiknya kita pergi karna aku tidak mau            kalau kita tetap ada disini, nanti akan terjadi perlakuan yang tidak aku inginkan.”
            Xiu: “Tapi...
            Xii: “Sudahlah ayo kita pergi (tetap berbisik)
                      Saat Xiu dan Xii ingin pergi tiba-tiba xie menggeram seperti binatang yang buas.
            Xie: “ Ngeeeeem. Hey mau kemana kalian? Urusan kita belum selesai sampai disini!                                  Hahahaha ayolah kita bermain sejenak. Tidak sakit, tidak perih dan juga tidak akan           lama, Tapi hanya akan membuat kalian terbang seperti kupu-kupu yang berkeliaran           dimalam hari.hahahaha.”
            Xii: “Hey jaga suaramu! Aku seperti ini bukan karna aku takut kepada kau tetapi aku hanya                     tidak ingin perlakuan yang tidak ku inginkan terjadi disini. Kau mengerti?”
            Xiu: “(Sambil merasa takut) ya, benar apa yang diucapkannya xie kami bukanny....”
            Xie: “Ah Terlalu lama kau mengeluarkan desahan-desahan busukmu! Aku sudah muak                             mendengar semua yang kau bicarakan. Kau adalah racun untukku dan dia yang ada                                              disana adalah penawar untukku. Kau mengerti arghhhhhh!”
            Tiba-tiba 4 sosok tersebut sekejap terdiam, karna Dari kejauhan terdengar suara...
            Xia: “(Kesakitan) Arghhh, tunggu tunggu, statis semuanyas statis! Argh....”
            Datanglah satu sosok ini yang menghampiri mereka....
            Xia: “Mengapa kalian semua bertengkar ? kalian bukan antar sesama musuh tetapi kalian               adalah sebuah kelompok yang menjalani hidup bersama-sama. Apa kalian tak punya                     fikiran kalau kita terpecah belah siapa yang akan mempertahankan tanah ini! Siapa!”
            Xie: “Hehehehe (tertawa menyindir), hey kau tak usah lagi kau memakai topeng itu. Aku                           sarankan agar kau melepas topeng yang kau pakai saat ini dan aku mohon sudahi                           sandiwara yang kau gunakan selama ini. Jadilah dirimu sendiri.”
            Xia: “Mengapa kau berbicara seperti itu kepada ku? Memang kau mengetahui apa tentang              masa laluku? Dan kau fikir apa di dunia ini hanya kau yang benar? Tidak Xie kau                                               bukan orang yang paling benar didunia ini. Kau yang seharusnya membuka topeng itu             xie bukan aku.”
            Xie: “Hahahha apa harus ku katakan disini yang aku tau tentang dirimu ? menurutku tak                          perlu ku beri tahu rahasia apa yang ku ketahui tentang dirimu saat ini maupun dimasa                lalu. Sekarang ada apa gerangan kau datang kemari ? Apa kau ingin mempermalukanku               dihadapan mereka? Atau kau ingin sekali membunuhku atas sifatku yang telah menahan                   gerakmu disini? Atau...”
            Xii: “ Hey Xie apa kau tidak bisa menghargai orang lain?”
            Xie: “Hello sadar kawan kalian sudah terhasut oleh bicaranya yang manis menggiurkan                            sehingga ia bisa membuat kalian terbawa oleh bualan dan kata-kata bijak yang ada                       didalam bongkahan sebagian otaknya! Aku harap kalian sadar akan hal itu.”
            Xii: “ Tapi.....”
            Xia: “ Sudahlah tak apa aku dilecehkan oleh dia seperti itu. Xie baiklah aku minta maaf                           apabila aku telah membuatmu seperti ini. Dan aku mewakili Xii dan Xiu tolong maafkan              mereka. Dan sekarang aku ingin bertanya sesuatu tentang dirimu apa aku boleh                            bertanya tentang itu ?”
            Xie: “(Tepok tangan sambil tertawa) ya silahkan. Karna sebuah pertanyaan adalah suatu hak                     untuk setiap manusia yang ada dimuka bumi ini.”
            Xia: “Jujur Xie kau adalah sahabat sejatiku. Dariku kecil sampai saat ini sampai ku lanjut usia                  kau tetap merangkulku walau kau selalu menilaiku yang buruk tentang hidupku ini.                             Tetapi kita seperti semut. Seburuk-buruknya semut, semut yang lainnya akan selalu                            mendampinginya mencari makan bersama-sama dan saat semut yang buruk ini mati               maka tetap semut yang lain akan membawa jasatnya ketempat yang lebih baik. Karna                  itu sebelum kau mengeritik tentang hidupku, apakah kau tau tentang dirimu sendiri,                      tentang keluargamu yang saat ini kau sendiri tak tau dimana keberadaan keluargamu             sekarang! Kenapa kau tidak mencari keluargamu atau bahkan kau mendalami siapa kau                sebenarnya. Kenapa kau terus menerus memperhatikanku? Kenapa xie?”
            Xie langsung terdiam seperti ia teringat tentang masalalunya
Xia: “Xie? Xie? Xie?
Xie: “Iya kenapa?
Xia: “Kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku?”
Xie: “Tidak apa-apa. Xia, Xii, dan Xiu maaf kalau aku sudah kasar kepada kalian. Tolong                         tinggalkan aku sendiri diruangan ini. Aku mohon. Oiya satu lagi Xii, Xiu tolong obati                     luka Xia ya rawat ia sampai sembuh.”
Xia: “Baik kalau itu mau mu. Kami akan meninggalkanmu diruangan ini. Ayo kita pergi.”
Xii: “ Tapi XIA...”
Xia: “Sudahlah ayo kita pergi.”
Saat mereka pergi meninggalkan Xie sendiri diruangan yang gelap dan yang diterangi hanya Satu lampu yang tergantung di atas atap ruangan itu dan hanya ada sebuah meja dan beberapa bangku tua. Kemudian Xie duduk termenung di dalam sebuah ruangan itu dan ia seperti mengingat kembali masalalunya.
Xie: “Aaarrggghh......(sambil menggebrak meja dengan kepalanya).”
Terbayang didalam imajinasinya. Saat cerita tentang kehidupannya.
Saat Xie membuka pintu rumahnya xie mendengar suara desahan seperti seseorang yang sedang melakukan hubungan intim atau sedang bersetubuh.
Xie: “Grek (suara pintu rumah yang dibuka). Suara apa itu ya? Seperti suara seseorang                               sedang ......”
Xie lalu menghampiri suara itu. Ia menemukan suara itu dari dalam kamar mereka
Saat ia membuka kamar itu ia terkejut melihat apa yang sedang terjadi dikamar.
Xie: "(Terkejut?) Apa yang kau lakukan? mengapa kau melakukan ini semua?"
Istri: "(Menangis)"
Adik: "hahaha apa kau senang yang kulakukan terhadap istrimu?"
Xie: " Argh. kau yang slama ini aku anggap saudaraku ternyata kau..."
Mereka berkelahi
Istri: "Sudah Sudah SUDAH Xie! Sudah hentikan (menangis)."
Xie: "DIAM kau! kalian sudah menghianatiku."
Istri: "Tidak aku..."
Xie: "ARGH!"
Terdengar suara tembakan!
Xie: "(Menangis) kenapa kau lakukan ini! kau adalah istriku! dan kau telah menghianatiku              dengan saudaraku sendiri! kenapa kau seperti ini! kenapa kau lakukan ini!
Istri: "Aku tidak seperti yang kau kira. Aku bisa menjelaskan ini semua."
Xie: "Argh. (suara tamparan) tidak ada lagi yang harus kau jelaskan dan semua sudah jelas            aku lihat!"
Adiknya ternyata belum mati dan ia bangun dan tertawa
Adik: "Hahaha (tertawa menyindir) aku senang melakukan ini karna aku sudah bisa                                    membalas apa yang kau lakukan kepadaku waktu dulu...!"
Xie: "Apa maksudmu?"
Adik: "Apa maksudku? Apa kau bodoh atau memang kau kau sengaja melupakannya...?"
Xie: "Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan."
Adik: "Hahaha ya memang kau bodoh xie! kau tau kenapa orang tua kita mati...?hahaha                              mereka mati bukan karna kecelakaan atau sakit jantung, tetapi mereka mati adalah                aku yang membunuh mereka. hahaha!"
Xie: "Kenapa kau melakukan itu? Kenapa...?"
Adik: "Aku melakukan ini karna aku tidak suka dengan apa yang kau lakukan kepadaku dan                       aku tidak suka dengan apa yang orang tua kita lakukan kepadaku.! kaupun tidak                                     pernah memikirkan perasaaanku dan memikirkan apakah aku baik-baik saja! Tidak                     kau tidak memikirkan ku! padahal Xie kau adalah kakakku yang seharusnya tugasmu                  adalah menjagaku tapi apa yang kau lakukan? kau tidak tau kan bahwa sehari-hari aku             seperti seorang babu yang tak pernah mendapatkan kemerdekaan dan kebahagiaan!             padahal aku sedang ada berada dirumahku sendiri yang seharusnya rumahku adalah                         surgaku tetapi ini tidak rumahku adalah neraka untukku! aku dipukuli dan aku harus                melayani mereka! Aku tau aku adalah anak yang mereka pungut dari tempat sampah                        tetapi apa harus itu yang aku dapatkan? hahaha Aku senang dan aku sudah merasa             puas sudah menghancurkan kehidupanmu xie! Hahahahaha"
Xie: " ARGH DIAAAMMM!!!!"
Terdengar kembali suara tembakan sebanyak 5 kali.
Xie: " Hahaha sudah puas kau melakukan ini padaku...?"
Istri: "Aku mencintaimu xie aku bisa menjelaskan tentang ini semua tolong tolong beri aku            kesempatan untuk menceritakan ini... tolong Xie...(menangis)"
Terdengarlah suara sirine polisi
15 tahun kemudian.
Terdengarlah suara orang yang mengucapkan bahwa ia tidak bersalah.
Polisi : " Ayo cepat. Tak ada lagi yang bisa kau jelaskan semuanya sudah jelas dipengadilan                            tadi siang. Dan kau memang pantas untuk tinggal di tempat ini. Ayo cepat jangan                    melawan."
Tahanan : " Pak ini bukan tempatku pak tolong lepaskan aku. aku tidak mau tinggal ditempat                              kumuh seperti ini tolong pak."
     Polisi : " Argh ayo jalan. Ayo jalan."
Tahanan : " Pak tolong pak bebaskan aku aku tidak bersalah aku hanya khilaf saja. pak tolong                            pak."
     Polisi : " Inilah tempat tinggalmu cepat masuk!"
Tahanan : " Pak tolong pak bebaskan aku pak aku tidak bersalah, pak tunggu jangan pergi,                      pak, pak....."
        Xie : " Hey anak muda sudahlah percuma kau teriak-teriak seperti itu tidak akan                                          membuat polisi itu merubah fikirannya. Lebih baik kau disini duduk dan                                     berbincang-bincang  dengan ku."
Tahanan : " Tapi aku tidak bersalah aku khilaf melakukan itu semua. Lho memang kau                                       siapa...? dan kenapa kau bisa bilang itu padaku?"
Xie : " Hahaha namaku xie. Jelas polisi tidak mau mendengar atau melihat siapa yang salah             dan benar. Karna di fikiran mereka yang benar adalah milik Tuhan dan bukan milik                   manusia seperti kita. Jadi lebih baik kau memikirkan dirimu sendiri dari pada kau                              hanya membuat yang tidak perlu. Lebih baik kau membuat kopi, mengambil sebatang                rokok dan kau duduk di sampingku lalu berkisahlah yang kau ingin kisahkan."
Tahanan : " Baiklah mungkin itu bisa menjelaskan tentang isi fikiranku ini."
Xie : " Ya sekarang berkisahlah yang ingin kau kisahkan padaku. mungkin aku bisa                         membantu menemukan jalan keluarnya."
Tahanan : " Ya sebenarnya aku khilaf pak melakukan ini dan aku...."
Xie : " Tunggu dulu tahan ceritamu itu panggil saja aku xie tidak usah memakai bapak. Karna                      akupun masih muda belum lanjut usia hahaha."
Tahanan : " Ya maaf Xie.  Mungkin apa yang kau katakan memang benar Xie bahwa yang                        benar itu adalah milik Tuhan tapi mengapa polisi bukan menegakkan kebenaran                        tetapi malah mementingkan untuk mencari sebutir nasi?"
Xie : " Hahaha mungkin itu adalah salah satu sifat alami dari seorang manusia. Waktu 1                              minggu yang lalu ada seorang tahanan yang kasusnya menyetubuhi mayit-mayit yang                      ada di setiap kuburan yang ada didekat ia lalu mencuri dan mengawetkan mayit yang                   telah ia setubuhi. Seharusnya ia mendapatkan masa tahanan yang cukup lama tetapi               ia hanya ada di jeruji ini hanya 1 hari lalu ia bebas. kau tahu mengapa ia bisa seperti               itu?"
Tahanan : "Tidak."
Xie : "Adanya kerja sama antar Pihak satu dengan pihak yang kedua. Mungkin kau akan sama                   dengan tahanan itu hanya beberapa hari atau bahkan kau hanya beberapa jam saja              ada di sini."
Tahanan : " ..... "
Xie : " hahaha (tertawa kecil). Kenapa, apa kau bingung dengan apa yang aku katakan...? oiya                     siapa nama kau?"
Tahanan : " Nama ku adalah...."
Suara Pintu jeruji terbuka
Polisi : " Hey kau anak muda yang di sudut ruangan itu kau telah bebas untuk penjelasan                 semuanya kami dari pihak kepolisian akan memberitahukan di meja tamu silahkan                    saudara ikut bersama kami."
Tahanan : " A-K-U bebas (heran sambil berjalan menghampiri polisi itu)."
Xie : " Hey kau anak muda kau belum menyebutkan namamu itu?"
Tahanan : " Namaku Xilan Xie."
Xie : " Hahaha (tertawa kecil)."
Saat Di ruang tamu Di kantor polisi itu.
Tahanan : " Om...?"
Seseorang : " Hai Xilan kau tidak apa-apa kan nak...? Sini Duduk samping om."
Tahanan : " Ya Om (sambil berjalan menghampirinya)."
Seseorang : " Ya pak jadi begitu permasalahannya apakah bapak bisa membantu saya...?"
Polisi : "Oooohh bisa semua bisa dilakukan asalkan ada...hahaha"
Seseorang : "Ouh tenang pak itu mudah untuk kami. Kalau soal administrasi tenang saja                            berapapun kami masih sanggup untuk mengurusi itu pak. hahaha (tertawa                                      kecil)."
Polisi : " Hahaha ya ya kami akan mengurus masalah ini dengan cepat pak. Bapak tidak usah                       khawatir tentang masalah ini, bapak cukup menunggu hasilnya saja. Ok pak terima               kasih atas kerjasamanya."
Seseorang : " Ya pak sama-sama. yasudah saya ijin untuk menjyelesaikan pekerjaan saya                                       dulu ya pak. sampai jumpa kembali pak."
Polisi : " Ya silahkan pak sampai jumpa kembali."
Kembali kepada Ruang tahanan Xie. Xie Terlihat seperti orang gila karna kondisi phisikologinya sangat terganggu sekali karna kejadian yang dahulu menimpa kehidupannya.
Xie : " Hahahaha ternyata semua perkataanku benar. Hahaha (Tiba-tiba ia menangis) Tuhan                         mengapa kau membuat sandiwara ini kepadaku! apakah Aku adalah seorang aktor               yang kau pilih untuk memainkan sandiwara ini? Kalau iya mengapa kau lakukan ini                      padaku? Jawab Tuhan! Jawab!(tetap Menangis dan tiba-tiba ia tertawa) Hahahaha.             Aku sudah tahu tentang kebusukan dari semua orang yang ada di pulau tempat                            kelahiranku ini! Apa ini Tugasku!"
Terdengarlah Suara Pintu jeruji Terbuka.
Polisi : " Hey kau ikut kami ada seseorang yang ingi bertemu kepadamu."
Xie : " Siapa yang ingin menemuiku? Aku sebatang kara dan aku tidak mempunyai siapa-                            siapa di Pulau ini.
Polisi : Mana kami tau bodoh! cepat kau ikut kami jangan terlalu banyak kau bicara! Cepat!
Xie dan polisi itu berjalan menuju ruang tamu tetapi dengan mata ditutupi oleh sebuah kain berwarna Hijau.
Polisi : " Duduk! (sambil melepaskan kain berwarna hijau.)"
Xie : " A-D-A apa kalian datang kemari?( Terkejut Melihat anak dan istrinya datang                          menjenguknya)"
Istri : " Aku hanya ngin melihat dirimu Xie. Dan ingin memberitahu kepadamu bahwa anak              kita sudah besar."
Anak : " Papa( Sambil Tersenyum)"
Xie : " Argghhh Diam kau anjing Bahkan kau adalah wanita sampah yang pernah aku temui!                       Kau ingat dengan baik-baik ya dia bukan anak ku di adalah anak dari seorang wanita                  sampah yang  sedang berada didepan ku! Ingat itu! Ingat itu! Dia bukan anakkuuu!                       (semakin lama suara xi tidak terdengar lagi)
Polisi Menariknya kembali untuk masuk kedalam jeruji itu lagi.
Keesokan Harinya.
Polisi : "Saudara Xie ada surat untukmu."
Diambillah surat itu lau ia membacanya.
"Braakkk" Terdengar lah Suara Meja dipukul.
Xie : " (Terkejut Lalu Mengangkat kepalanya dari meja dan menarik nafas dan mengeluarkannya kembali). ha huh ha huh ha huh. kau mengagetkan ku saja Xaa. Ada apa?"
Xaa : " Maaf-maaf kalau kedatangan ku mengagetkanmu Xie. aku datang kesini karna aku ingin memberitahu bahwa hari ini adalah hari terakhir yang bisa kita pertahankan dan kita menangkan. Apabila kita menang kita akan hidup tetapi apabila kita kalah kita semua akan musnah."
Xie : "Maksudmu...?
Xaa : Maksudku adalah....."
Tiba-tiba terdengarlah suara ledakan yang sangat besar.
Xiu : " Arggghhhh Xie kita diserang!!!"
Xie dan Xaa segera berlari ke gudang senjata tempat penyimpanan mereka.
Xie : " Xaa tangkap ini!"
Xaa : " Ayo Xie kita kalahkan manusia sampah itu."
Peperangan terjadi semuanya menembaki manusia yang mereka anggap itu adalah sampah. Mereka berjuang dengan sekuat tenaga yang akhirnya mereka kehabisan amunisi.
Xia : " Xie bagaimana ini amunisi yang kita miliki sudah habis. apa yang harus kita lakukan..?"
Xie : " Apa kita tidak mempunyai amunisi cadangan di gudang senjata?"
Xio : " Tidak Xie Tidak semua sudah habis terpakai!"
Xii : " Ada satu amunisi yang masih bisa kita pakai Xie."
Xie : "Amunisi apa itu Xiii?"
Xii : " Masih tersisa Bashoka tetapi hanya sekali tembak saja."
Xie : " Yasudah simpan saja dulu untuk serangan terakhir kita."
Tiba-tiba serangan itu terhenti sejenak karna pimpinan dari manusia sampah itu berbicara.
Pimpinan : "Hai kalian semua lebih baik kalian menyerah karena kalau kalian tidak menyerah kami akan menghancurkan tempat ini!"
Tiba-tiba keluarlah Xio dari rumah itu sambil membawa bendera putih.
Xio : Kami menyerah!!!
Ternyata Xie pun keluar sambil memengang Bhasoka Saat ia ingin menembak pesawat itu tiba-tiba ia melihat istrinya yang sedang Disekap dan penuh luka di sekujur tubuhnya.
Istri : "Xie Tolong aku aku mohon!"
Xie pun dihadapkan kepada dua pilihan yang harus ia pilih. akhirnya ia memilih menembak pesawat itu dan merelakan istrinya untuk mati bersama manusia sampah itu.
Xie : " Maafkan aku."
Xie menembak pesawat itu. dan kemenangan pun menjadi milik mereka.
Tetapi saat mereka sedang bergembira menikmati kemenangan itu tiba-tiba terdengarlah suara tembakan.
Xie : " Aaaa (sambil menahan peluru senjata di dadalam tubuhnya).
Akhirnya Xie pun Tewas oleh Xiu. Karena sebenarnya Xiu adalah anak hasil Pemerkosaan adik kandungnya Xie terhadap Istrinya. sebenarnya istrinya bukan melakukan perbuatan hina disengaja tetapi ia dipaksa oleh seorang adiknya. dan sebenarnya istrinya masih menyayangi dan mencintai Xie walaupun Xie sangat marah terhadap dirinya. dan juga Xie pun masih mencintai istrinya.
THE END.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.