Naskah
CLUP BYUR DUAR
Penulis
Rahmat Rama Respati
Pada Tanggal 13 Mei 2012 terjadi perputaran roda
kehidupan yang terletak di sebuah pulau terpencil tepatnya di kepulauan
snobistis. Dikepulauan Snobistis inilah
terdapat tempat
yang didalamnya ada
suatu kehidupan yang amat mengharukan dan membuat bingung dan penasaran akan
apa isi dari suatu tempat itu karna didalam tempat itu hanya ada 1 rumah layak
untuk dihuni
yang di yakini oleh para orang adalah tempat yang amat misterius dan
menyeramkan.
Ditempat itu ternyata berpenghuni hanya 6 orang
saja. Orang-orang tersebut hanya mengandalkan alam untuk menghidupkan mereka.
Sampai semua orang diseluruh dunia berpendapat mereka adalah orang-orang gila
yang kegiatannya hanya memakan-makanan yang mentah dan yang tumbuh dari alam.
Mereka Selalu bergerak kesana kemari seolah-olah tak
mau sunyi
dan mereka selalu melakukan gerakan-gerakan yang aneh sehingga membuat
orang-orang,
menjadi heran dan ketakutan.
Dan pada suatu ketika mereka berbincang-bincang
tentang apa yang akan mereka lakukan untuk hari ini.
Xie: “ Semuanya
sunyi
semuanya sunyi.
Hahahaha (tertawa seolah-olah ia telah
berhasil membuat semua untuk sunyi”)
Xiu: “Apa
yang sedang kau Suarakan?
Aku sunyi
atau tidak terserah ingin berbuat apa memang kau disini pemimpin yang
kerjamu hanya menyuruh-menyuruhku untuk sunyi!”
Xia: “Ya
Benar”
Xio: “Ya
aku setuju dengan lontaran
xiu.”
Xie: “Maksud
kalian apa berlontaran
seperti itu? Jadi selama ini kalian tidak suka tentang apa yang telah aku perbuat? Kalian ini hanya
orang-orang yang tak tau bersyukur
kepadaku! Dan kalian hanya bisa
menyembah apa yang diyakini oleh kalian itu suci padahal itu sama sekali
tidak suci tetapi semuanya klise dari sebuah kamera. Kalian Mengerti maksudku?”
Xio: “Hahaha.
Kau memang dungu
dan bahkan kau tolol.”
Xiu:”Ya
Benar kau dungu
dan tolol xie. Haha!! Bahkan kau tidak mengerti apa itu arti dari kesucian, yang kau mengerti hanya sekedar tembok, tembok dan tembok
yang sangat besar!!!!hahaha”
Xia: “ Hahaha
kita mempunyai tuhan dan kau tidak xie. Sadarlah bahwa kau tidak akan kekal seperti kami yang akan kekal
didunia ini hahaha.”
Xie: “ Ya
terserah lah sekali Pelacur
tetap pelacurku
yang tak akan pernah bisa diatas ku. Kalian tidak sadar bahwa kalian
adalah budak dan sekali budak
tetap budakku. hahaha aku sampai lontaran 2 kali kepada kalian
supaya kalian tau bahwa kalian sepatutnya tunduk kepada ku.(sambil memegang
dagunya)”
Xio: “Aahhh
lebih baik aku pergi, karna buat apa aku mengikuti masalah ini, toh tidak akan ada ujungnya, lebih baik aku pergi
mencari sesuatu yang berguna dan sesuatu yang mempunyai
percak tinta
penyelesaiannya.”
Xie: “ Yasudahlah lebih baik kau pergi
saja,
dari pada kau merusak penglihatanku dalam masalah ini, dan dari pada kau
mempengaruhi semua orang dengan lontaran-lontaran
manismu itu cuih!”
Xio: “Ya
terserah kau saja,
Yang jelas siapapun yang akan memeriahkannya sudah terbukti dan akan tau siapa yang
terbaik diantara kau dan aku hahaha.”
Tiba-tiba terdengarlah
long-longan anjing yang amat kencang. Dan semuanya tercengang
dan salah satu dari mereka tertawa dan sambil memakan daging yang mentah.
Xie: “Hahahaha Sekarang lah saatnya aku
akan mengunyah
daging kalian semua hahaha”
Xii: “ Hei tunggu, apa yang kau perbuat xie?”
Xiu: “ Ya tunggu, apa yang kau perbuat?”
Xie: “Apa kalian kurang jelas?
dengan apa yang tadi aku bicarakan?”
Xiu: “Ya aku dan dia tidak mengerti apa
maksud dari ucapanmu?”
Xii: “(Sambil berbisik kepada
Xiu) Xiu sudahlah sebaiknya kita pergi karna aku tidak mau kalau kita tetap ada disini, nanti akan terjadi perlakuan yang tidak aku
inginkan.”
Xiu: “Tapi...”
Xii: “Sudahlah ayo kita pergi (tetap
berbisik)
Saat
Xiu dan Xii ingin pergi tiba-tiba xie menggeram seperti binatang yang buas.
Xie: “ Ngeeeeem. Hey mau kemana
kalian? Urusan kita belum selesai sampai disini! Hahahaha ayolah kita bermain
sejenak. Tidak sakit, tidak perih dan juga tidak akan lama, Tapi hanya akan membuat
kalian terbang seperti kupu-kupu yang berkeliaran dimalam hari.hahahaha.”
Xii: “Hey jaga suaramu! Aku seperti ini bukan
karna aku takut kepada kau tetapi aku hanya tidak ingin perlakuan yang tidak ku inginkan terjadi
disini. Kau mengerti?”
Xiu: “(Sambil merasa takut) ya,
benar apa yang diucapkannya xie kami bukanny....”
Xie: “Ah Terlalu lama kau mengeluarkan desahan-desahan busukmu! Aku sudah muak mendengar semua yang kau bicarakan. Kau adalah racun
untukku dan dia yang ada disana adalah penawar untukku. Kau mengerti
arghhhhhh!”
Tiba-tiba 4 sosok tersebut sekejap
terdiam, karna Dari kejauhan terdengar suara...
Xia: “(Kesakitan) Arghhh, tunggu
tunggu, statis
semuanyas statis! Argh....”
Datanglah satu sosok ini yang
menghampiri mereka....
Xia: “Mengapa kalian semua bertengkar ?
kalian bukan antar sesama musuh tetapi kalian adalah sebuah kelompok
yang menjalani hidup bersama-sama. Apa kalian tak punya fikiran kalau kita terpecah belah
siapa yang akan mempertahankan tanah ini! Siapa!”
Xie: “Hehehehe (tertawa menyindir),
hey kau tak usah lagi kau memakai topeng itu. Aku sarankan agar kau melepas topeng
yang kau pakai saat ini dan aku mohon sudahi sandiwara yang kau
gunakan selama ini. Jadilah dirimu sendiri.”
Xia: “Mengapa kau berbicara seperti itu
kepada ku? Memang kau mengetahui apa tentang masa laluku? Dan kau
fikir apa di dunia ini hanya kau yang benar? Tidak Xie kau bukan orang yang paling benar
didunia ini. Kau yang seharusnya membuka topeng itu xie bukan aku.”
Xie: “Hahahha apa harus ku katakan
disini yang aku tau tentang dirimu ? menurutku tak perlu ku beri tahu rahasia apa yang ku ketahui
tentang dirimu saat ini maupun dimasa lalu. Sekarang ada apa gerangan kau datang kemari ?
Apa kau ingin mempermalukanku dihadapan mereka? Atau kau ingin sekali membunuhku
atas sifatku yang telah menahan gerakmu disini? Atau...”
Xii: “ Hey Xie apa kau tidak bisa
menghargai orang lain?”
Xie: “Hello sadar kawan kalian sudah
terhasut oleh bicaranya yang manis menggiurkan sehingga ia bisa membuat
kalian terbawa oleh bualan dan kata-kata bijak yang ada didalam bongkahan sebagian otaknya! Aku harap kalian
sadar akan hal itu.”
Xii: “ Tapi.....”
Xia: “ Sudahlah tak apa aku
dilecehkan oleh dia seperti itu. Xie baiklah aku minta maaf apabila aku telah membuatmu seperti ini. Dan aku
mewakili Xii dan Xiu tolong maafkan mereka. Dan sekarang aku ingin bertanya sesuatu
tentang dirimu apa aku boleh bertanya tentang itu ?”
Xie: “(Tepok tangan sambil
tertawa) ya silahkan. Karna sebuah pertanyaan adalah suatu hak untuk setiap manusia yang ada dimuka bumi ini.”
Xia: “Jujur Xie kau adalah sahabat
sejatiku. Dariku kecil sampai saat ini sampai ku lanjut usia kau tetap merangkulku walau kau selalu menilaiku
yang buruk tentang hidupku ini. Tetapi kita seperti semut. Seburuk-buruknya semut,
semut yang lainnya akan selalu mendampinginya mencari makan bersama-sama dan saat
semut yang buruk ini mati maka tetap semut yang lain akan membawa jasatnya
ketempat yang lebih baik. Karna itu sebelum kau mengeritik tentang hidupku, apakah
kau tau tentang dirimu sendiri, tentang keluargamu yang saat ini kau sendiri tak tau
dimana keberadaan keluargamu sekarang! Kenapa kau tidak mencari keluargamu atau
bahkan kau mendalami siapa kau sebenarnya. Kenapa kau terus menerus
memperhatikanku? Kenapa xie?”
Xie langsung terdiam seperti ia
teringat tentang masalalunya
Xia: “Xie? Xie? Xie?
Xie: “Iya
kenapa?
Xia: “Kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku?”
Xie: “Tidak
apa-apa. Xia, Xii, dan Xiu maaf kalau aku sudah kasar kepada kalian. Tolong tinggalkan
aku sendiri diruangan ini. Aku mohon. Oiya satu lagi Xii, Xiu tolong obati luka Xia ya rawat ia sampai
sembuh.”
Xia: “Baik
kalau itu mau mu. Kami akan meninggalkanmu diruangan ini. Ayo kita pergi.”
Xii: “ Tapi
XIA...”
Xia: “Sudahlah
ayo kita pergi.”
Saat mereka pergi meninggalkan Xie sendiri diruangan
yang gelap dan yang diterangi hanya Satu lampu yang tergantung di atas atap
ruangan itu dan hanya ada sebuah meja dan beberapa bangku tua. Kemudian Xie
duduk termenung di dalam sebuah ruangan itu dan ia seperti mengingat kembali
masalalunya.
Xie: “Aaarrggghh......(sambil
menggebrak meja dengan kepalanya).”
Terbayang didalam imajinasinya. Saat cerita tentang
kehidupannya.
Saat Xie membuka pintu rumahnya xie mendengar suara
desahan seperti seseorang yang sedang melakukan hubungan intim atau sedang
bersetubuh.
Xie: “Grek
(suara pintu rumah yang dibuka). Suara apa itu ya? Seperti suara seseorang sedang ......”
Xie lalu menghampiri suara itu. Ia menemukan suara
itu dari dalam kamar mereka
Saat ia membuka kamar itu ia terkejut melihat apa yang
sedang terjadi dikamar.
Xie: "(Terkejut?) Apa yang kau lakukan? mengapa
kau melakukan ini semua?"
Istri: "(Menangis)"
Adik: "hahaha apa kau senang yang kulakukan
terhadap istrimu?"
Xie: " Argh. kau yang slama ini aku anggap
saudaraku ternyata kau..."
Mereka berkelahi
Istri: "Sudah Sudah SUDAH Xie! Sudah hentikan
(menangis)."
Xie: "DIAM kau! kalian sudah menghianatiku."
Istri: "Tidak aku..."
Xie: "ARGH!"
Terdengar suara tembakan!
Xie: "(Menangis) kenapa kau lakukan ini! kau
adalah istriku! dan kau telah menghianatiku dengan saudaraku sendiri! kenapa kau seperti
ini! kenapa kau lakukan ini!
Istri: "Aku tidak seperti yang kau kira. Aku bisa
menjelaskan ini semua."
Xie: "Argh. (suara tamparan) tidak ada lagi yang
harus kau jelaskan dan semua sudah jelas aku
lihat!"
Adiknya ternyata belum mati dan ia bangun dan tertawa
Adik: "Hahaha (tertawa menyindir) aku senang
melakukan ini karna aku sudah bisa membalas apa yang kau lakukan
kepadaku waktu dulu...!"
Xie: "Apa maksudmu?"
Adik: "Apa maksudku? Apa kau bodoh atau memang
kau kau sengaja melupakannya...?"
Xie: "Aku tidak mengerti apa yang kau
bicarakan."
Adik: "Hahaha ya memang kau bodoh xie! kau tau
kenapa orang tua kita mati...?hahaha mereka
mati bukan karna kecelakaan atau sakit jantung, tetapi mereka mati adalah aku yang membunuh mereka.
hahaha!"
Xie: "Kenapa kau melakukan itu? Kenapa...?"
Adik: "Aku melakukan ini karna aku tidak suka
dengan apa yang kau lakukan kepadaku dan aku tidak suka dengan apa yang orang tua
kita lakukan kepadaku.! kaupun tidak pernah memikirkan perasaaanku dan memikirkan
apakah aku baik-baik saja! Tidak kau tidak memikirkan ku! padahal
Xie kau adalah kakakku yang seharusnya tugasmu adalah menjagaku tapi apa yang kau
lakukan? kau tidak tau kan bahwa sehari-hari aku seperti seorang
babu yang tak pernah mendapatkan kemerdekaan dan kebahagiaan! padahal aku sedang ada berada
dirumahku sendiri yang seharusnya rumahku adalah surgaku
tetapi ini tidak rumahku adalah neraka untukku! aku dipukuli dan aku harus melayani mereka! Aku tau aku adalah anak yang
mereka pungut dari tempat sampah tetapi apa harus itu yang aku
dapatkan? hahaha Aku senang dan aku sudah merasa puas sudah
menghancurkan kehidupanmu xie! Hahahahaha"
Xie: " ARGH DIAAAMMM!!!!"
Terdengar kembali suara tembakan sebanyak 5 kali.
Xie: " Hahaha sudah puas kau melakukan ini
padaku...?"
Istri: "Aku mencintaimu xie aku bisa menjelaskan
tentang ini semua tolong tolong beri aku kesempatan untuk menceritakan ini...
tolong Xie...(menangis)"
Terdengarlah suara sirine polisi
15 tahun kemudian.
Terdengarlah suara orang yang mengucapkan bahwa ia
tidak bersalah.
Polisi : " Ayo cepat. Tak ada lagi yang bisa kau
jelaskan semuanya sudah jelas dipengadilan tadi siang. Dan kau memang
pantas untuk tinggal di tempat ini. Ayo cepat jangan melawan."
Tahanan : " Pak ini bukan tempatku pak tolong
lepaskan aku. aku tidak mau tinggal ditempat kumuh seperti ini tolong pak."
Polisi :
" Argh ayo jalan. Ayo jalan."
Tahanan : " Pak tolong pak bebaskan aku aku tidak
bersalah aku hanya khilaf saja. pak tolong pak."
Polisi :
" Inilah tempat tinggalmu cepat masuk!"
Tahanan : " Pak tolong pak bebaskan aku pak aku
tidak bersalah, pak tunggu jangan pergi, pak, pak....."
Xie :
" Hey anak muda sudahlah percuma kau teriak-teriak seperti itu tidak akan membuat polisi itu merubah
fikirannya. Lebih baik kau disini duduk dan berbincang-bincang dengan ku."
Tahanan : " Tapi aku tidak bersalah aku khilaf
melakukan itu semua. Lho memang kau siapa...? dan kenapa kau bisa bilang itu
padaku?"
Xie : " Hahaha namaku xie. Jelas polisi tidak mau
mendengar atau melihat siapa yang salah dan benar. Karna di fikiran mereka yang
benar adalah milik Tuhan dan bukan milik manusia seperti kita. Jadi lebih
baik kau memikirkan dirimu sendiri dari pada kau hanya
membuat yang tidak perlu. Lebih baik kau membuat kopi, mengambil sebatang rokok dan kau duduk di sampingku
lalu berkisahlah yang kau ingin kisahkan."
Tahanan : " Baiklah mungkin itu bisa menjelaskan
tentang isi fikiranku ini."
Xie : " Ya sekarang berkisahlah yang ingin kau
kisahkan padaku. mungkin aku bisa membantu menemukan jalan
keluarnya."
Tahanan : " Ya sebenarnya aku khilaf pak
melakukan ini dan aku...."
Xie : " Tunggu dulu tahan ceritamu itu panggil
saja aku xie tidak usah memakai bapak. Karna akupun masih muda belum lanjut usia
hahaha."
Tahanan : " Ya maaf Xie. Mungkin apa yang kau katakan memang benar Xie
bahwa yang benar itu adalah milik
Tuhan tapi mengapa polisi bukan menegakkan kebenaran tetapi
malah mementingkan untuk mencari sebutir nasi?"
Xie : " Hahaha mungkin itu adalah salah satu
sifat alami dari seorang manusia. Waktu 1 minggu yang lalu ada seorang tahanan
yang kasusnya menyetubuhi mayit-mayit yang ada di setiap kuburan yang ada
didekat ia lalu mencuri dan mengawetkan mayit yang telah ia
setubuhi. Seharusnya ia mendapatkan masa tahanan yang cukup lama tetapi ia hanya ada di jeruji ini hanya 1
hari lalu ia bebas. kau tahu mengapa ia bisa seperti itu?"
Tahanan : "Tidak."
Xie : "Adanya kerja sama antar Pihak satu dengan
pihak yang kedua. Mungkin kau akan sama dengan tahanan itu hanya beberapa
hari atau bahkan kau hanya beberapa jam saja ada di sini."
Tahanan : " ..... "
Xie : " hahaha (tertawa kecil). Kenapa, apa kau
bingung dengan apa yang aku katakan...? oiya siapa nama kau?"
Tahanan : " Nama ku adalah...."
Suara Pintu jeruji terbuka
Polisi : " Hey kau anak muda yang di sudut
ruangan itu kau telah bebas untuk penjelasan semuanya
kami dari pihak kepolisian akan memberitahukan di meja tamu silahkan saudara ikut bersama
kami."
Tahanan : " A-K-U bebas (heran sambil berjalan
menghampiri polisi itu)."
Xie : " Hey kau anak muda kau belum menyebutkan
namamu itu?"
Tahanan : " Namaku Xilan Xie."
Xie : " Hahaha (tertawa kecil)."
Saat Di ruang tamu Di kantor polisi itu.
Tahanan : " Om...?"
Seseorang : " Hai Xilan kau tidak apa-apa kan
nak...? Sini Duduk samping om."
Tahanan : " Ya Om (sambil berjalan
menghampirinya)."
Seseorang : " Ya pak jadi begitu permasalahannya
apakah bapak bisa membantu saya...?"
Polisi : "Oooohh bisa semua bisa dilakukan
asalkan ada...hahaha"
Seseorang : "Ouh tenang pak itu mudah untuk kami.
Kalau soal administrasi tenang saja berapapun kami masih sanggup untuk
mengurusi itu pak. hahaha (tertawa kecil)."
Polisi : " Hahaha ya ya kami akan mengurus
masalah ini dengan cepat pak. Bapak tidak usah khawatir tentang masalah ini, bapak
cukup menunggu hasilnya saja. Ok pak terima kasih
atas kerjasamanya."
Seseorang : " Ya pak sama-sama. yasudah saya ijin
untuk menjyelesaikan pekerjaan saya dulu ya pak. sampai jumpa kembali
pak."
Polisi : " Ya silahkan pak sampai jumpa
kembali."
Kembali kepada Ruang tahanan Xie. Xie Terlihat seperti
orang gila karna kondisi phisikologinya sangat terganggu sekali karna kejadian
yang dahulu menimpa kehidupannya.
Xie : " Hahahaha ternyata semua perkataanku
benar. Hahaha (Tiba-tiba ia menangis) Tuhan mengapa kau membuat sandiwara ini
kepadaku! apakah Aku adalah seorang aktor yang kau pilih untuk memainkan
sandiwara ini? Kalau iya mengapa kau lakukan ini padaku? Jawab Tuhan! Jawab!(tetap
Menangis dan tiba-tiba ia tertawa) Hahahaha. Aku sudah tahu tentang kebusukan
dari semua orang yang ada di pulau tempat kelahiranku ini! Apa ini
Tugasku!"
Terdengarlah Suara Pintu jeruji Terbuka.
Polisi : " Hey kau ikut kami ada seseorang yang
ingi bertemu kepadamu."
Xie : " Siapa yang ingin menemuiku? Aku sebatang
kara dan aku tidak mempunyai siapa- siapa di Pulau ini.
Polisi : Mana kami tau bodoh! cepat kau ikut kami jangan
terlalu banyak kau bicara! Cepat!
Xie dan polisi itu berjalan menuju ruang tamu tetapi
dengan mata ditutupi oleh sebuah kain berwarna Hijau.
Polisi : " Duduk! (sambil melepaskan kain
berwarna hijau.)"
Xie : " A-D-A apa kalian datang kemari?( Terkejut
Melihat anak dan istrinya datang menjenguknya)"
Istri : " Aku hanya ngin melihat dirimu Xie. Dan
ingin memberitahu kepadamu bahwa anak kita sudah besar."
Anak : " Papa( Sambil Tersenyum)"
Xie : " Argghhh Diam kau anjing Bahkan kau adalah
wanita sampah yang pernah aku temui! Kau ingat dengan baik-baik ya dia
bukan anak ku di adalah anak dari seorang wanita sampah
yang sedang berada didepan ku! Ingat
itu! Ingat itu! Dia bukan anakkuuu! (semakin lama suara xi tidak
terdengar lagi)
Polisi Menariknya kembali untuk masuk kedalam jeruji
itu lagi.
Keesokan Harinya.
Polisi : "Saudara Xie ada surat untukmu."
Diambillah surat itu lau ia membacanya.
"Braakkk" Terdengar lah Suara Meja dipukul.
Xie : " (Terkejut Lalu Mengangkat kepalanya dari
meja dan menarik nafas dan mengeluarkannya kembali). ha huh ha huh ha huh. kau
mengagetkan ku saja Xaa. Ada apa?"
Xaa : " Maaf-maaf kalau kedatangan ku
mengagetkanmu Xie. aku datang kesini karna aku ingin memberitahu bahwa hari ini
adalah hari terakhir yang bisa kita pertahankan dan kita menangkan. Apabila
kita menang kita akan hidup tetapi apabila kita kalah kita semua akan
musnah."
Xie : "Maksudmu...?
Xaa : Maksudku adalah....."
Tiba-tiba terdengarlah suara ledakan yang sangat
besar.
Xiu : " Arggghhhh Xie kita diserang!!!"
Xie dan Xaa segera berlari ke gudang senjata tempat
penyimpanan mereka.
Xie : " Xaa tangkap ini!"
Xaa : " Ayo Xie kita kalahkan manusia sampah itu."
Peperangan terjadi semuanya menembaki manusia yang
mereka anggap itu adalah sampah. Mereka berjuang dengan sekuat tenaga yang
akhirnya mereka kehabisan amunisi.
Xia : " Xie bagaimana ini amunisi yang kita
miliki sudah habis. apa yang harus kita lakukan..?"
Xie : " Apa kita tidak mempunyai amunisi cadangan
di gudang senjata?"
Xio : " Tidak Xie Tidak semua sudah habis
terpakai!"
Xii : " Ada satu amunisi yang masih bisa kita
pakai Xie."
Xie : "Amunisi apa itu Xiii?"
Xii : " Masih tersisa Bashoka tetapi hanya sekali
tembak saja."
Xie : " Yasudah simpan saja dulu untuk serangan
terakhir kita."
Tiba-tiba serangan itu terhenti sejenak karna pimpinan
dari manusia sampah itu berbicara.
Pimpinan : "Hai kalian semua lebih baik kalian
menyerah karena kalau kalian tidak menyerah kami akan menghancurkan tempat
ini!"
Tiba-tiba keluarlah Xio dari rumah itu sambil membawa
bendera putih.
Xio : Kami menyerah!!!
Ternyata Xie pun keluar sambil memengang Bhasoka Saat
ia ingin menembak pesawat itu tiba-tiba ia melihat istrinya yang sedang Disekap
dan penuh luka di sekujur tubuhnya.
Istri : "Xie Tolong aku aku mohon!"
Xie pun dihadapkan kepada dua pilihan yang harus ia
pilih. akhirnya ia memilih menembak pesawat itu dan merelakan istrinya untuk
mati bersama manusia sampah itu.
Xie : " Maafkan aku."
Xie menembak pesawat itu. dan kemenangan pun menjadi
milik mereka.
Tetapi saat mereka sedang bergembira menikmati
kemenangan itu tiba-tiba terdengarlah suara tembakan.
Xie : " Aaaa (sambil menahan peluru senjata di
dadalam tubuhnya).
Akhirnya Xie pun Tewas oleh Xiu. Karena sebenarnya Xiu
adalah anak hasil Pemerkosaan adik kandungnya Xie terhadap Istrinya. sebenarnya
istrinya bukan melakukan perbuatan hina disengaja tetapi ia dipaksa oleh
seorang adiknya. dan sebenarnya istrinya masih menyayangi dan mencintai Xie
walaupun Xie sangat marah terhadap dirinya. dan juga Xie pun masih mencintai
istrinya.
THE END.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.