Saat ku sedang tertidur lelap aku mendengar suara kerinduan ku pada seorang mama. Seorang perempuan yang telah melahirkanku, menjaga ku saat kecil, dan yang sudah dititipkan amanah oleh Gusti Allah. Aku pun merasakan sentuhan lembutnya, mencium harum tubuhnya. Dan saat ku membuka mataku ternyata yang ku lihat adalah seseorang perempuan yang cantik anggun dan selalu ku rindu ialah mamaku. Derai air mata, kerinduan, cinta dan kasih sayangku tertumpah ruah saat itu.
Ternyata sakit sekali jika semua itu tertumpah secara bersamaan. Ya Allah sujud syukur ku panjatkan karna engkau telah menghadirkan seorang wanita seperti mamaku dalam hidupku. Sungguh bahagia sekali aku pernah terlahir dari rahim wanita itu yang sekarang ku sebut ia dengan kata MAMA. senyuman nya derai air matanya yang sempat terjatuh di ubun-ubunku itu semua terasa amat menyiksa batinku. Tetapi rasa itu yang selalu ku rindu hingga saat ini. Tak banyak kata atau kalimat yang bisa ku keluarkan untuk melukiskan ia mamaku.
Sama halnya saat aku melukiskan Engkau wahai Gusti Allah. Terdapat pesona yang sungguh luar biasa yang kurasakan. Beban-beban yang selama ini menggelayutiku serasa pergi dengan sendirinya dan seperti sudah tak mau hinggap dalam hidupku lagi. Pelukan hangat mama ciuman nya di bibirku membuatku ektasi.atau mabuk dalam ruang kebahagiaan cinta. Walau wajahmu menua namun engkau tetap wanita terbaik yang mampu mengajariku dan menyayangiku dengan ketulusan juga kejernihan hatimu.
Engkau perantara dari Gusti utuk memberikan segudang pelajaran mengenai cinta juga rindu. Beribu-ribu ucapan maaf dan terimakasih yang ku keluarkan tak cukup untuk membalas apa yang sudah kau berikan dalam hidupku. Hanya doa " Ya Gusti Allah sang pemilik segalanya, Jadikanlah mamaku menjadi kekasihMu wahai Gusti Allah dan cintai juga sayangi ia dalam samudra cintamu yang tak bertepi itu. Curahkan selalu Rahmat juga berkah Mu didalam aliran darahnya, detak jantungnya juga setiap hembusan nafasnya. Dan selalu ajarkan kepadanya cara kembali kepadamu dengan bahagia.
Dan limpahkan kebahagiaan dalam setiap perjalanan hidupnya. Juga rahmati dan berkahi lah setiap orang yang membantunya dan menyayanginya. Karna aku tak mampu untuk memberikan balas budi yang setimpal kepada orang-orang yang telah membantu, merawat dan menyayangi mamaku. Hanya Engkaulah yang mampu memberikan Rahmat dan Berkah sebagai hadiah kepada orang-orang itu. Amin ya Rabbal'alamin. Terimakasih ya Allah atas segala nikmat yang telah Engkau berikan dalam hidupku.
". Bagiku mama adalah cerminan kasih, sayang, cinta dan rindu dari Engkau Gusti Allah yang berjalan di muka bumi ini. Amin."
Gaya Baru, Lampung
Senin, 22 Desember 2015
Hormatku
Rahmat Rama Respati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.